December 7, 2025
Bayangkan dengan hati-hati merakit stasiun kerja Anda, hanya untuk merasa sulit dipindahkan, tidak stabil, atau bahkan merusak lantai Anda karena alas roda yang dipilih dengan buruk. Memilih sistem pemasangan roda yang tepat tidak perlu rumit. Panduan ini mengkaji dua jenis dasar roda utama—sistem yang dipasang pada pelat dan sistem yang dipasang pada batang—membantu Anda membuat keputusan yang tepat untuk mobilitas peralatan yang mulus dan stabil.
Metode pemasangan roda sepenuhnya bergantung pada jenis dasarnya. Pasar menawarkan dua kategori utama: dasar pelat dan dasar batang. Meskipun keduanya mengamankan roda ke peralatan, keunggulan dan aplikasi idealnya sangat berbeda. Pilihan Anda harus ditentukan oleh jenis peralatan dan lingkungan operasional.
Dasar roda bergaya pelat menampilkan pelat pemasangan persegi datar dengan empat lubang sudut. Jarak antara lubang-lubang ini—dikenal sebagai jarak lubang baut (BHS)—adalah spesifikasi penting. Untuk pemasangan yang aman, BHS roda harus sesuai dengan lubang pemasangan peralatan Anda.
Dasar-dasar ini biasanya menggunakan pengencang baut, di mana baut melewati lubang yang sejajar di dasar dan peralatan. Dalam aplikasi industri khusus, dasar pelat dapat dilas langsung ke peralatan, membuat lubang baut tidak perlu sambil memerlukan pertimbangan yang cermat terhadap dimensi dasar keseluruhan.
Dengan konstruksi yang kokoh, dasar pelat unggul di lingkungan industri tugas berat. Mereka mendukung kapasitas berat yang lebih besar dan memberikan stabilitas yang unggul untuk peralatan berat yang sering dipindahkan di pabrik, gudang, dan bengkel.
Roda yang dipasang pada batang menggunakan tiang atau batang tengah yang memanjang dari inti roda. Dibandingkan dengan dasar pelat, sistem batang umumnya melayani aplikasi yang lebih ringan seperti furnitur, peralatan medis, dan unit pajangan.
Dasar batang menawarkan beberapa opsi pemasangan:
Memilih dasar roda yang optimal melibatkan evaluasi beberapa faktor utama:
1. Persyaratan Beban: Hitung total berat peralatan Anda, pilih dasar dengan kapasitas yang memadai ditambah margin keamanan. Dasar pelat menangani beban yang lebih berat, sementara sistem batang cocok untuk aplikasi yang lebih ringan.
2. Lingkungan Operasi: Pertimbangkan tuntutan lingkungan pada bahan dasar. Pengaturan korosif atau lembab memerlukan lapisan tahan karat, sementara area lalu lintas tinggi membutuhkan desain yang tahan lama dan tahan aus.
3. Kompatibilitas Pemasangan: Cocokkan jenis dasar dengan ketentuan pemasangan peralatan Anda yang ada. Lubang berulir mengakomodasi batang berulir, sementara permukaan datar mungkin memerlukan dasar pelat dengan sambungan baut atau las.
4. Kebutuhan Mobilitas: Pergerakan yang sering menuntut roda dengan karakteristik bergulir yang sangat baik. Bahan roda, diameter, dan jenis bantalan semuanya memengaruhi kinerja—roda PU menawarkan pengoperasian dalam ruangan yang tenang, sementara karet memberikan penyerapan guncangan di luar ruangan.
5. Pertimbangan Anggaran: Harga bervariasi berdasarkan bahan, konstruksi, dan merek. Sementara dasar batang biasanya berharga lebih murah, prioritaskan pemenuhan persyaratan kinerja dalam batasan anggaran.
Dengan hati-hati mengevaluasi persyaratan beban, kondisi lingkungan, metode pemasangan, kebutuhan mobilitas, dan anggaran, Anda dapat memilih sistem dasar roda yang ideal. Dasar pelat memberikan kinerja kelas industri untuk peralatan berat, sementara dasar batang menawarkan kenyamanan dan ekonomi untuk aplikasi yang lebih ringan. Dikombinasikan dengan bahan roda dan jenis bantalan yang sesuai, solusi roda yang tepat memastikan pergerakan peralatan yang mulus dan stabil di semua pengaturan operasional.